Copy the link of the video page and paste it here:
Example: http://www.youtube.com/watch?v=a7FQPMiph9M
NEW!. You can download videos from Vimeo!. :-)
Utils:
![]() |
Indonesia Anthem by Fans in Asian Cup 2007 (vs Korea Rep) By cikoparera 88,000 Fans of Indonesia Football National Team singing Indonesia Anthem with pride in Gelora Bung Karno, Asian Cup 2007. Tags: asian, bung, cup, fans, football, gelora, indonesia, karno, soccer 1 Downloads - Last from: http://downthisvideo.com/ (Your Blog here!) |
![]() |
detiktv - Bung Karno Bicara Supersemar.wmv By swaramuslim Bung Karno Bicara Supersemar Durasi: 2.1 menit. Reporter: Pool Kameramen: Pool Surat perintah 11 Maret yang biasa disebut Supersemar masih jadi kontroversi. Presiden Soekarno pernah menyinggung hal ini saat pidato 17 Agustus 1966. Supersemar bukan bukan penyerahan kekuasaan. Soekarno, Supersemar dan Djas Merah Jakarta - Peralihan kepemimpinan Soekarno ke Soeharto berawal dari adanya Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar). Soekarno paham betul dia 'ditelikung' Soeharto gara-gara surat itu. Maksud hati ingin memberi perintah pengamanan belaka, apa daya malah terjadi 'pengalihan kekuasaan'. Soekarno sendiri dalam beberapa pidatonya pasca penyerahan Supersemar, menegaskan bahwa surat perintah itu bukanlah penyerahan kekuasaan. Dia tetap Presiden RI yang sah. Pada 1 April 1966, atau beberapa minggu setelah 11 Maret, Soekarno berpidato di Masjid Istiqlal dalam peringatan Idul Adha. "President Soekarno has not been toppled, Presiden Soekarno tidak digulingkan. President Soekarno has not been ousted. Presiden Soekarno tidak ditendang keluar. President Soekarno is still president." Namun penegasannya yang terkenal tertulis dalam naskah pidato terakhir Soekarno sebagai presiden pada tanggal 17 Agustus 1966 yang berjudul 'Djangan Sekali-kali Meninggalkan Sedjarah' atau 'Djas Merah'. "Dikiranja SP 11 Maret itu suatu 'transfer of authority', padahal SP 11 Maret adalah satu perintah pengamanan," ujar Soekarno seperti tercantum dalam naskah. Soekarno dalam pidatonya merasa kecewa terhadap Soeharto yang salah mengartikan Supersemar. Menurut Soekarno, Supersemar itu ditujukan untuk melakukan antisipasi langkah-langkah pengamanan terhadap dirinya, pengamanan terhadap ajaran yang dipegangnya dan pengamanan terhadap pemerintahan yang berkuasa. "Bukan penjerahan pemerintahan! Bukan Transfer of Authority!" ujar Soekarno. Jika seluruh isi teks dicermati, tampak kemarahan yang luar biasa ditunjukkan oleh Soekarno. Sambil sesekali memekikkan semangat perjuangan, ia juga secara eksplisit menuding Soeharto sebagai biang kehancuran pemerintahan yang ditampuknya. "Mereka ketjele sama sekali! Dan sekarang pun, pada hari Proklamasi sekarang ini mereka ketjele lagi! Lho, Soekarno masih Presiden! Soekarno pemimpin besar revolusi! Soekarno masih mandataris MPRS! Soekarno masih Perdana Menteri! Soekarno masih berdiri lagi di mimbar ini!" pekiknya. Dalam pidato 10 Desember 1966 di Istora Senayan, Soekarno kembali menegaskan pesan serupa. "It (Supersemar) is not a transfer of authority kepada General Soeharto. Ini sekadar perintah kepada Letnan Jenderal Soeharto untuk menjamin jalannya pemerintahan, untuk ini, untuk itu, untuk itu."(mad/nrl) http://www.detiknews.com/read/2008/12... Tags: -, bicara, bung, detiktv, karno, supersemar 1 Downloads - Last from: http://downthisvideo.com/ (Your Blog here!) |
![]() |
Indonesia Raya By Arto4805 Ini lagu kebangsaan Indonesia Raya. Film ini dari 1945. ---------------------------------- This is the national anthem Indonesia Raya. This film is from 1945. *** Lirik Indonesia Raya *** Indonesia tanah airku, Tanah tumpah darahku. Disanalah aku berdiri, Jadi pandu ibuku. Indonesia kebangsaanku, Bangsa dan Tanah Airku. Marilah kita berseru "Indonesia bersatu." Hiduplah tanahku, Hiduplah negriku, Bangsaku, Rakyatku, semuanya. Bangunlah jiwanya, Bangunlah badannya Untuk Indonesia Raya. (Refrein) Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka Tanahku, negriku yang kucinta. Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka Hiduplah Indonesia Raya. Indonesia! Tanah yang mulia, Tanah kita yang kaya. Di sanalah aku berada Untuk slama-lamanya. Indonesia, Tanah pusaka, Pusaka Kita semuanya. Marilah kita mendoa, "Indonesia bahagia!" Suburlah Tanahnya, Suburlah jiwanya, Bangsanya, Rakyatnya semuanya. Sadarlah hatinya, Sadarlah budinya Untuk Indonesia Raya. Refrein Indonesia! Tanah yang suci, Tanah kita yang sakti. Disanalah aku berdiri menjaga ibu sejati. Indonesia! Tanah berseri, Tanah yang aku sayangi. Marilah kita berjanji: "Indonesia abadi!" Slamatlah Rakyatnya, Slamatlah putranya, Pulaunya, lautnya semuanya. Majulah Negrinya, Majulah Pandunya Untuk Indonesia Raya. Refrein (2×) ***** // Note: Publishing the national anthem is a dedication to everyone who sacrifice their lifes for the state of Indonesia. Tags: anthem, bung, indonesia, karno, kebangsaan, kemerdekaan, lagu, merdeka, national, raya, republik, soekarno, sukarno 3 Downloads - Last from: http://downthisvideo.com/ (Your Blog here!) |
![]() |
noordin m top tewas 17/09/2009 di solo By TheKopassus Headline News / Hukum & Kriminal / Kamis, 17 September 2009 19:25 WIB Metrotvnews.com, Jakarta: Tak gampang mengendus jejak Noordin Mohammad Top. Gembong teroris paling dicari di Indonesia itu terkenal licin bak belut. Tapi tidak kali ini. Noordin tewas didor. "Ini berkah Tuhan di bulan Ramadhan," ujar Kepala Polri Jenderal Polisi Bambang Hendarso. Menurut Kapolri sukses ini bukan kebetulan. Tapi hasil kerja keras yang tak kenal lelah. Awalnya, kemarin sekitar pukul 11.30 WIB, polisi mencokok Rakhmat Uji Prabowo alias Ujo di Pasar Gading Solo, Jawa Tengah. Dia diketahui anggota kelompok yang diduga bagian jaringan teroris yang beraviliasi dengan kelompok Bagus Budi Pranoto alias Urwah dan Haryo Sudarso alias Aji. Uji diintrogasi. Hasilnya, pukul 15.00 WIB, Detasemen Khusus 88 menciduk Sukarno alias Kedu. Dari Uji dan Sukarno inilah polisi mendapat petunjuk beberapa tersangka teroris tinggal di rumah Hadi Susilo alias Ahit (24) di Kampung Kepuhsari, Mojosongo, Solo, Jawa Tengah. Polisi bergerak. Sekitar jam 23.30 WIB, warga di sekitar rumah Hadi mulai dievakuasi. Polisi sudah mengepung rumah Hadi. Tepat tengah malam polisi mulai mendobrak rumah Hadi. Tapi semuanya tak mudah. Kedatangan polisi disambut rentetan tembakan. Polisi mundur. Penghuni rumah terus menghujani tembakan, meski polisi sudah berulang kali mengingatkan agar mereka menyerah. Imbauan polisi dianggap sepi. Baku tembak pun tak terelakkan. Menjelang Subuh, setelah tiga jam baku tembak, penghuni rumah yang belakangan diketahui Noordin, Urwah, Hadi, dan Aji dinyatakan tewas. Menurut Kapolri, kiprah Noordin sudah tak perlu dijelaskan lagi. Sedangkan Urwah adalah terpidana empat tahun kasus bom Kedutaan Australia. Sebelum ditembak tewas ahli pembuat bom itu diketahui pernah tinggal di Puri Nusaphala Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Juli silam. Sementara Aji adalah murid Doktor Azahari, gembong teroris yang ditembak mati di Malang, Jawa Timur. Dia juga ahli pembuat bom. Selain mereka, tambah Kapolri, Densu 88 juga menangkap tiga penghuni rumah. Salah satunya Putri Munawaroh, istri Hadi Susilo.(ICH) Tags: ambalat, bung, diradja, ganyang, gemilang, jalur, karno, kopassus, malaysia, manohara, merah, permadi, putih, sctv, soekarno, tengku, tentera, tni 1 Downloads - Last from: http://downthisvideo.com/ (Your Blog here!) |